Langsung ke konten utama

Postingan

Pengalaman Sinematik Menonton Project Hail Mary di Layar IMAX

Foto: 4K Wallpapers Saat membuka aplikasi Twitter (aku enggan menyebutnya X), kulihat akun NASA membagikan foto bulan dan bumi yang dipotret dari ruang angkasa. Rupanya, empat astronot mereka baru saja menjalani Artemis II, misi terbang lintas bulan. Kepada Variety, para astronot mengungkapkan bahwa mereka menonton film Project Hail Mary beberapa saat sebelum roket mereka lepas landas. Project Hail Mary adalah film yang diadaptasi dari novel terbitan 2021 berjudul sama karya Andy Weir. Di Indonesia, film ini tayang mulai 8 April 2026. Sementara itu, Artemis II memulai misinya pada 1 April 2026. Momentum berdekatan inilah yang membuat para warganet menemukan titik kebetulan. Kembalinya manusia ke luar angkasa berbarengan dengan dirilisnya film fiksi ilmiah yang laris di pasaran. Lantas, bercerita tentang apakah Project Hail Mary itu? Film non-linear ini dibuka dengan adegan seorang pria berumur 30an bernama Ryland Grace (diperankan oleh Ryan Gosling) yang terbangun sendirian d...
Postingan terbaru

Berbicara tentang Teologi Islam

Tiga Jenis Teologi yang Saya Pahami Terdapat setidaknya tiga jenis Teologi yang dianut oleh orang Islam. Sepemahaman saya, berikut adalah gasir besarnya: 1) Teologi Klasik : Pembelajaran agama Islam yang konservatif karena masih memegang teguh pada ajaran kuno. 2) Teologi Kontekstual : Sesuai dengan namanya, Teologi ini menyesuaikan penyampaian ajarannya dengan konteks yang ada. Misalnya saja penyebaran agama Islam menggunakan wayang yang dilakukan oleh walisongo. 3) Teologi Pembebasan : Bertujuan menjadikan agama sebagai solusi untuk membebaskan kaum yang terdzolimi.   Teologi yang Ayah Anut Penjelasan tiga jenis Teologi ini mengingatkan saya akan Ayah. Ketika kami berkumpul, kadang kala ia menyempatkan diri untuk mengadakan pengajian keluarga, serta membicarakan Tuhan di sana. Pembicaraan tentang Tuhan tidak berhenti di ruang lingkup pengajian keluarga saja. Terkadang, pembicaraan itu juga muncul saat kami bercakap-cakap tentang keseharian. Contoh, Ayah percaya bahwa tugasnya di ...

Apakah Mengikuti Organisasi Itu Bermanfaat?

Beberapa waktu lalu, jagat maya diramaikan dengan perdebatan satu mahasiswa non-organisasi dan lima mahasiswa organisasi di kanal YouTube Official 229TV. Perdebatan tersebut bukan sekadar tontonan, melainkan refleksi dari kegelisahan di kalangan mahasiswa. Debat itu meninggalkan jejak pertanyaan, apakah mengikuti organisasi benar-benar bermanfaat, atau justru malah membuang waktu? Dalam video berdurasi 44 menit itu, mahasiswa non-organisasi bersikeras bahwa pengembangan diri lebih efektif — bahkan hanya bisa — dilakukan di luar organisasi. Klaim ini tampak meyakinkan, terutama bagi mahasiswa yang pernah terlibat dalam organisasi yang tidak berjalan optimal. Namun, menjadikan pengalaman pribadi sebagai generalisasi justru terlalu menyederhanakan realitas karena persoalan pengembangan diri tidak terbatas pada organisasi versus non-organisasi. Masalah dalam perdebatan ini terletak pada cara memaknai manfaat. Saat berdebat, mahasiswa non-organisasi menggarisbawahi bahwa organisasi tida...

Sinners — Film yang Menghibur Tanpa Kritik yang Mengabur

Sinners (2025) mencetak sejarah sebagai film dengan nominasi Oscar terbanyak sepanjang masa. Pada ajang Academy Awards 2026, film ini berlaga pada 16 nominasi, satu di antaranya adalah nominasi Best Picture. Berlatar belakang di Mississippi pada tahun 1932, Sinners mengisahkan tentang saudara kembar bernama Smoke dan Stack (keduanya diperankan oleh Michael B. Jordan) yang hendak membangun Juke Joint, yaitu klub hiburan malam khusus kulit hitam. Semula, malam pembuka Juke Joint mereka berjalan lancar. Namun seketika, malam itu berubah menjadi tragedi yang memengaruhi hidup semua yang ada di dalamnya.   Pengenalan Karakter Pengenalan karakter di film ini terbilang cukup lama. Sejak awal hingga pertengahan film, benak saya bertanya, mengapa konfliknya masih abstrak? Di manakah adegan horor yang dijanjikan oleh genre film ini? Dua pertanyaan tersebut terjawab selepas saya menontonnya. Saya menyadari bahwa durasi yang cukup lama memang dibutuhkan untuk membangun penokoha...

The End of the F***ing World is the End of My Teenage Life

Hiya. I wanna talk about my all-time favourite series, The End of the F***ing World (2017-2019). I watch this series for like... Seven times, I suppose? When I’m a high schooler, I always go back to this series each time I’m depressed. It feels like a comfort show at some point. A bit fucked up, innit? In case you haven’t watched it yet, The End of the F***ing World tells a story about a rebellious 17 year-old, Alyssa (Jessica Barden) who runs away with a random boy she sees at school, James (Alex Lawther). He’s willing to go out with her because he has the intention to murder her, but they soon develop feelings for each other. Later on, we find out that both of the main characters have trauma issues from their pasts. The point I’m about to write down in this text is that some watchers say Alyssa would be so unlikeable in real life. But I think that’s what happens when you’re a misunderstood teenager. Like she said in the seventh episode of season two, “I don’t know, we were 17.”...

Perilisan Man's Best Friend: Ketika Album Galau Dikaitkan Politik yang Kacau

Akhir Agustus lalu, warga Indonesia diributkan oleh kelakuan politisi — terutama politisi pria — yang membuat geleng-geleng kepala. Di waktu yang bersamaan, penyanyi kenamaan Sabrina Carpenter merilis album barunya, Man’s Best Friend . Album itu Carpenter dedikasikan kepada pria yang menyakitinya. Alih-alih mengaitkan dengan isu serupa, warganet malah mengasosiasikan album itu dengan keputusan bodoh yang dibuat oleh politisi pria.   Pembahasan Manchild : Saat Politikus Blunder dibalas Lagu Carpenter Ada dua lagu di album ini yang paling menyeret perhatian warganet, satu di antaranya adalah Manchild . Di lagu itu, ada lirik yang berbunyi, “It’s all just so familiar. Baby, what do you call it? Stupid, or is it slow? Maybe, it’s useless? But there’s a cuter word for it, I know, manchild.” Dilansir dari kamus Cambridge, man-child berarti seorang pria dewasa yang tidak berperilaku tenang, serius, atau bijaksana seperti yang diharapkan dari seseorang seusianya. Dalam lagu itu, Car...